
Futsal merupakan turunan olahraga sepak bolayang dilakukan dengan ukuran lapangan lebih kecil. Saat ini, olahraga ini menjadi olahraga favorit masyarakat, terutama kalangan remaja. Turnamen-turnamen futsal pun tidak jarang di gelar. Hal tersebut membuat olahraga yang saat ini mendatangkan celah untuk menjalankan bisnis penyewaan lapangan futsal. Gairah yang cukup tinggi dikalangan masyarakat jadi jaminan tersendiri bagi bisnis penyewaan lapangan futsal
Banyak masyarakat yang ingin mengetahui berapa biaya yang dibutuhkan dan berapa keuntungan yang bisa didapat dari bisnis futsal ini.
Baiklah, marilah kita berhitung :
Biaya Yang Dikeluarkan
Konstruksi dan rumput futsal dgn bangunan sederhana
Rp 500.000.000
Asumsi pemasukan :
6 jam x Rp. 150.000,- x 30 hari
Rp 27.000.000
Pemasukan dari parkir, dan kantin per hari 100,000 x 30 hari
Rp 3.000.000
Pemasukan per bulan/lapangan
Rp 30.000.000
Biaya listrik, air, gaji karyawan dll
Rp 5.000.000
Total pendapatan bersih
Rp 25.000.000
Bila diasumsikan biaya bangunan Rp. 500,000,000 : Rp. 25.000.000 = 20 bulan maka titik Break Event Point akan kita dapatkan selama 20 bulan, selebihnya adalah keuntungan pemilik, kalau rumput yang bagus bisa digunakan selama 8 tahun lebih, maka 8 x 12 bulan = 96 bulan – 20 bulan = 76 bulan adalah keuntungan pemilik lapangan.
Pengalaman kami sebagai kontraktor dari ratusan proyek kami, rata2 tingkat ( average ) penggunaan lapangan futsal berkisar 6 – 8 jam per hari, maka hitungan diatas akan lebih menguntungkan lagi apabila average/rata2 sewa 8 jam.
Salah satu contoh menggiurkan dari bisnis futsal ini dialami oleh salah seorang klien kami yang membuat 2 buah lapangan futsal di wilayah timur Indonesia dengan investasi rumput sintetis sebesar Rp. 300.000.000.- dan investasi bangunan indoor Rp. 900.000.000.-
Setelah terpasang, dari 2 lapangan futsal tsb dengan harga jual Rp. 250.000 dan rata rata tingkat sewa selama 10 jam per hari maka dari 2 lapangan futsal tersebut dapat menghasilkan pemasukan sebesar 2 lap x Rp. 250.000 x 10 jam = Rp. 5.000.000 per hari.
Maka pemasukan yang didapatkan adalah Rp. 150.000.000 per bulan, hanya dalam waktu 2 bulan, investasi rumput sintetis sudah tercapai titik Break Event Point ( BEP ) Untuk bangunan, menghabiskan dana utk 2 lapangan sebesar Rp. 900.000.000
maka dalam waktu 6 bulan ke depan sudah tercapai titik Break Event Point utk investasi bangunan indoornya.
Jadi secara total biaya yang dikeluarkan adalah Rp. 300.000.000 utk rumput + Rp. 900.000.000 utk bangunan indoor = Rp. 1.200.000.000 : Rp. 150.000.000 = 8 bulan, semua investasi sudah tercapai titik BEP ( Break Event Point ).
Bahkan kalau hari sabtu/minggu dan hari libur, tingkat sewa rata2 mencapai 15 jam – 18 jam, dimulai dari jam 6 pagi sampai jam 12 malam dengan jeda 2 -3 jam diantara waktu tersebut.
